Buat Warga Cianjur, kemacetan Cipatat Bandung Barat dan Puncak Bogor merupakan jalur yang “mematikan” aktivitas warganya dan sangat mengganggu perekonomian warganya terutama di akhir pekan, dan sepertinya Cianjur itu “dicekek” 2 sisi. Dimana 2 jalur tersebut menjadi tujuan yang sangat vital untuk mendukung Ekonomi Cianjur bergerak lebih maju. Namun kabar baiknya, Presiden Prabowo menyetujui Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi lanjut sampai ke Padalarang, dimana tentunya akan melewati Kabupaten Cianjur. Dan proyek Tol lanjutnya Jalur BOCIMI ini sampai ke Padalarang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam dokumen Kemenko Perekonomian, proyek Jalan Tol Ciawi–Sukabumi–Ciranjang–Padalarang memiliki total panjang 115 km dengan estimasi anggaran Rp7,7 triliun. Jalur ini diperkirakan akan melintasi gunung atau melalui terowongan (tunnel).
Pasal 2A ayat 2 regulasi tersebut menegaskan, jika proyek PSN tidak dapat diselesaikan tepat waktu, penanggung jawab wajib melaporkan pelaksanaan dan usulan revisi rencana penyelesaian kepada Menko Perekonomian.
Tol Bocimi-Padalarang sejatinya sudah lama masuk dalam rencana pemerintah. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR telah menyiapkan desain lanjutan dari Sukabumi Timur menuju Padalarang via Ciranjang, Cianjur.
Saat ini, Tol Bocimi memiliki panjang 54 km dengan empat seksi. Seksi 1 Ciawi–Cigombong (15,3 km) dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak (11,9 km) sudah beroperasi. Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat (13,7 km) masih dalam tahap konstruksi dengan progres 81,49% dan ditargetkan rampung kuartal II 2027. Adapun Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur (13,05 km) masih dalam tahap persiapan.
Sumber: Radar Sukabumi
![[Lewati Cianjur] Kata Son x Prabowo Setujui Tol BOCIMI Lanjut Ke Padalarang, Kucurkan Anggaran 7,7 Triliun](https://cianjur.pks.id/wp-content/uploads/2026/07/Peta-Tol-Bocimi-Cianjur-Padalarang-1024x683.jpg)