Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Chevy Arif

PKS Targetkan Menjadi Pemenang Pemilu di Jawa Barat.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mematok target tinggi bagi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Barat untuk menjadi partai pemenang Pemilu 2024. Hal tersebut di sampaikan Syaikhu ketika melantik Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) , DPW serta Dewan Syariah Wilayah (DSW) Jawa Barat, Jum’at (12/02). “Bukan hanya menjadi pemenang Pemilu tapi juga kembali memenangkan Pilkada, menjadi gubernur Jawa Barat 2024,” pungkas Syaikhu.

Pelantikan berlangsung dalam protokol kesehatan yang ketat dengan sebelumnya semua peserta dilakukan tes swab.

Ketua DPW PKS Jawa Barat Haru Suandharu optimis, PKS bisa mencapai target yang disampaikan Presiden PKS.

Hadir Juga Ketua Bidang BPP Banjabar drh. Achmad Ru’yat yang juga saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat. Pelantikan 300 orang pengurus ini dilaksanakan secara online dan hanya dihadiri 50 orang sebagai perwakilan secara offline

Haru Suandharu juga menyatakan, target program kerja 5 tahun ke depan adalah melaksanakan amanah Munas PKS, diantaranya adalah penambahan jumlah kader dan suara PKS Jawa Barat pada tahun 2024.

Haru juga berharap para pengurus yang dilantik bekerja maksimal, sekalipun kita masih ditengah-tengah pandemik covid-19. PKS Jawa Barat akan senantiasa berpartisipasi aktif dalam penanggulangan dampak kesehatan, ekonomi dan sosial membantu pemerintah provinsi Jawa Barat. Selain penanggulangan Covid-19 kader-kader PKS dan relawan juga diminta senantiasa bersama melayani masyarakat yang saat ini sedang banyak mengalami musibah bencana alam, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Diharapkan kontribusi tersebut dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang sedang mendapat musibah.

Setelah Agenda Pelantikan pengurus MPW, DPW dan DSW, akan segera diikuti dengan pelantikan pengurus MPD, DPD dan DED se Jawa Barat secara serentak dan online dan hanya perwakilan pengurus yang akan hadir secara offline di kantor2 Fpd PKS kota/kanupaten se Jawa barat. Hal ini dilakukan agar para kder tetap dapat menjaga protokol kesehatan.